Advertise

Tampilkan postingan dengan label RGB CMYK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RGB CMYK. Tampilkan semua postingan

Peranan Warna Dalam Desain Komunikasi Visual

Pemilihan warna dalam karya desain sangat besar peranannya, terutama dalam menghadirkan kesan secara keseluruhan dari karya desain tersebut. Warna merupakan elemen paling utama yang angsung dapat ditangkap oleh indra penglihatan sebelum elemen lainnya disadari.

SIFAT DAN KARAKTER WARNA

peranan warna dalam desain komunikasi visualWarna memiliki dimensi khusus yang membedakan warna satu dengan warna yang lainnya, walaupun secara umum warna dapat dikelompokkan menjadi 3 warna dasar (Primer) yaitu merah (Red), Kuning (yellow), dan Biru (Blue) atau lebih dikenal RGB.

Perpaduan dari dua warna primer akan menghasilkan warna Sekunder, dan perpaduan warna diantaranya membentuk warna Tertier.

Color + Black = Shade
Color + White = Tint or Pastel
Color + gray = Tone

Dari ketiga warna primer tersebut menghasilkan berbagai nada warna (Hue), apabila nada warna tersebut diberi intensitas warna monokromatik / Tin, Tone, Shade, maka akan menghasilkan intensitas gelap terang warna tertentu (Value).

Warna Monokromatik adalah nada warna diantara hitam dan putih.
  • Apabila nada warna dicampur dengan warna putih maka disebut warna Tint atau Pastel.
  • Apabila nada warna dicampur dengan warna grey atau cenderung abu-abu maka disebut Tone.
  • Dan Nada warna yang dicampur dengan warna hitam disebut Shade.

PENGARUH WARNA TERHADAP PSIKOLOGIS

Warna dapat dikelompokkan kedalam warna panas dan warna dingin. Warna panas atau warna hangat adalah kelompok nada warna yang mengarah ke warna merah, sedangkan warna dingin atau sejuk adalah kelompok nada warna yang mengarah ke warna biru.

Warna terang akan memberikan kesan ringan dan luas, sedangkan warna gelap akan memberikan kesan berat dan sempit atau terbatas.

Author : Domi D.S.,SSn
Link : www.domieducation.com

Mengetahui Nilai Warna CMYK dan RGB Pada CorelDraw

Mengetahui nilai warna CMYK ataupun RGB sangat berguna sekali ketika anda membuat sebuah desain apalagi buat anda yang menggeluti dunia graphic desain tentunya pengetahuan warna yang digunakan sangat penting sekali sebagai konsep warna untuk desain yang di buat. Biasanya bila anda membuat desain pesanan dari klien tentunya anda harus menjelaskan secara rinci penggunaan warna pada desain yang anda buat.

Untuk sekarang saya akan memberikan tips bagaimana mengetahui nilai warna RGB dan CMYK yang anda gunakan khususnya pada Program grafis CorelDraw.

Untuk mengetahui nilai warna CMYK atau RGB pada Program Coreldraw caraya cukup mudah. langkah pertama klik warna pada objek yang anda buat.
  • Sebagai contoh buat kotak persegi menggunakan Rectangle tool, dan kasih warna hijau muda.
  • Setelah itu klik Fill tool disamping kiri, lanjutkan dengan mengklik Fiil color dialog. lihat gambar di bawah.

Fiil color dialog RGB+CMYK
  • Setelah itu maka akan muncul Box Uniform Fill yang menampilkan nilai CMYK dan RGB dari warna kotak persegi yang telah di buat.
Box uniform fill cmyk+rgb
Anda bisa lihat kode warna CMYK dan RGB seperti gambar diatas, gimana cukup mudah bukan selamat mencoba.

Konsep Warna RGB dan CMYK

Dalam pengolahan image, dikenal dua macam warna paling populer yang menjadi standar internasional, yaitu RGB dan CMYK.

1. RGB adalah singkatan dari Red-Green-Blue.
3 warna dasar yang dijadikan patokan warna secara universal (primary colors). Dengan basis RGB, seorang desainer bisa mengubah warna ke dalam kode-kode angka sehingga warna tersebut akan tampil universal.

Dasar warna ini menjadi standar pasti dalam konteks profesional, seorang desainer tidak bisa mengatakan sebuah warna berdasar pertimbangan subektif,

Contoh : biru muda menurut orang awam adalah birunya langit di siang yang cerah, hal ini bisa jadi berbeda bagi orang lain dengan pertimbangan yang lain pula.

Untuk menyamakan persepsi dalam definisi warna, perlu adanya standar internasional dalam konteks kerja profesional. Dengan standar RGB, seorang desainer dapat mengatakan warna dengan komposisi angka yang jelas, warna biru memiliki komposisi perpaduan antara unsur Red,Green, Blue dengan derajat angka untuk R : 115 – G : 221 – B : 240.

2. Standar warna internasional lainnya yang digunakan untuk dunia percetakan adalah CMYK yang merupakan Singkatan dari Cyan – Magenta - Yellow, dan K mewakili warna hitam.

Seperti halnya RGB, CMYK menggunakan standardisasi warna dalam koordinat. Rangenya antara 0 - 100 sehingga kehadiran unsur K sangat menentukan. Berapapun koordinat CMY-nya, selama K-nya 100 maka warna tersebut akan jadi warna hitam.

CMYK merupakan standar warna berbasis pigment-based, menyesuaikan diri dengan standar industri printing. Sampai saat ini dunia cetak-mencetak memakai 4 warna dasar dalam membuat warna apapun.
Penggunaan

Penggunaan perangkat lunak pengolah gambar ditujukan untuk dua kepentigan utama, untuk web dan cetak. Keduanya saling bertolak belakang, untuk cetak, ukuran besar dan kualitas terbaik adalah yang paling dominan. Sementara, hal paling utama dalam membuat grafis untuk web adalah menciptakan file sekecil mungkin.

Web gambar cukup membutuhkan gambar RGB dengan resolusi 72 dpi, sedangkan untuk kebutuhan cetak memakai tipe (CMYK) dengan resolusi 300 dpi.

Standar resolusi tersebut sudah umum dan berlaku secara luas. Nilai tersebut merupakan resolusi paling reliable untuk dapat dilihat dengan mata manusia. Jika resolusi semakin tinggi, mata manusia tidak akan dapat mengetahui bedanya. Oleh sebab itu, 300 dpi dianggap nilai yang cukup untuk dicetak.

Lain halnya dengan teks, dibutuhkan resolusi yang lebih besar yakni 400 dpi. Mengingat pada teks biasanya terdiri dari satu warna.

Resolusi dan size sangat mempengaruhi besarnya file. Contoh, pada sebuah gambar CMYK dengan ukuran 5 x 5 inch dan resolusi 300 dpi. Maka ukuran filenya kira-kira sebesar (5 x 300) x (5 x 300) = 600 x 600 = 360000 = 8,58Mb (Silahkan cek kombinasi tersebut dengan aplikasi Photoshop).
Sumber www.wikipedia.com